Yuk, Liburan ke Yogyakarta


Share Button

Kota yang menyenangkan, Yogyakarta. Lo pasti heran, siapa sih yang punya gagasan membangun kota dengan setengah juta penduduk tepat di salah satu bagian di Jawa dengan aktifitas pergerakan kulit bumi tertinggi dan dengan kejadian dan dampak yang tak terelakkan?

Gempa bumi dan letusan gunung berapi sering mengguncang wilayah ini. Pada tanggal 27 Mei 2006, sebuah gempa bumi menewaskan lebih dari 6.000 orang dan meratakan lebih dari 300.000 rumah.

Dinyatakan, bahwa pusat gempa berada 25 kilometer di sebelah Utara kota, yang menghindarkan pusat kota dari gempa terburuk yang bisa ngelemparin apa aja. Jadi, kalo lo pergi, kemungkinan besar lo bakal aman. Dapatkan kegembiraan dan daya tarik kota bersejarah dengan nama elegan yang sering disingkat jadi ‘Yogya’.

Lima alasan untuk mengunjungi Yogyakarta

1. Taman Sari
Sebagian besar rusak tapi masih menarik, Taman Sari pernah digunakan sebagai taman rekreasi bagi Sultan. Cowok yang beruntung! Taman Sari bangga dengan istana, kolam dan saluran airnya. Berterimakasihlah kepada seorang arsitek misterius dari Portugal yang udah membangun tempat tinggal Sultan yang mempesona di tahun 1758 sampe 1765. Sebagai balasannya, Sultan memerintahkan supaya arsitek tersebut dieksekusi, biar kerahasiaan ruang-ruang hiburan di taman tetap terjaga. Untuk nemuin rumah indah Sultan yang telah hancur, lo ga perlu pemandu – lihat aja para wisatawan yang lagi berdiri di atas reruntuhan.

2. Ministry of Coffee (Departemen Kopi)
Jujur aja​​, satu alasan kuat Ministry of Coffee ada di daftar ini adalah namanya yang keren habis. Disebutin kalo kafe ini dapat sambutan hangat. Selain kopi, pengunjung juga tergoda sama semua isinya, mulai dari kue lemon sampe salad pastri bawang yang dikaramel. Bahkan, ada kamarnya lho di lantai atas. Jadi, waktu lo ngerasa capek setelah efek kafein habis, lo bisa deh menginap di sana.

3. Affandi
Meski udah wafat pada tahun 1990, Affandi masih jadi seniman paling terkenal di Indonesia yang tinggal dan bekerja di studio berbentuk rumah pohon unik di tepi sungai. Di studio tersebut, Museum Affandi berlokasi sekitar enam kilometer di sebelah Timur pusat kota Yogya. Museum ini mamerin karya-karya impresionis Affandi dan lukisan karya putrinya, Kartika, juga seniman-seniman lainnya. Biar ngasih sentuhan agak menyeramkan yang bikin museum kerasa lebih bernuansa Affandi, sang pelukis dimakamin di taman belakang. Jangan lewatin kolam renang unik yang ada di sana juga.
Jalan Laksda Adisutjipto No. 167, Yogyakarta 55281. Buka Senin-Minggu, 10:00-16:00. Tiket masuk: Rp 20.000.

4. Kebun Binatang Gembira Loka
‘Gembira’ artinya ‘senang, bahagia’ dan ‘Loka’ artinya ‘tempat’. Nama Gembira Loka mungkin pas kalo lo adalah burung flamingo yang tinggal di situ. Tapi kalo lo adalah seorang pengunjung, lo beruntung karena Gembira Loka punya banyak atraksi besar – ” pemangsa super yang berkharisma”, kayak harimau. Ada juga gajah-gajah Sumatera, buaya dan komodo, serta kejutan satwa eksotis lainnya.
Jalan Kebun Raya no. 2 Yogyakarta, 55171 – Indonesia. Telpon: +62 274 373861. Email: info@gembiraloka.co.id. Website: www.gembiraloka.co.id.

5. Kompleks Kraton dan sekitarnya
Nama kompleks besar Kraton kedengerannya ‘wah’ banget, dan pada kenyataannya emang demikian. Sebuah kota bertembok yang terletak di dalam kota, kompleks ini punya sebuah pasar, toko-toko, industri rumah batik dan perak, masjid dan banyak lagi. Tempat wisata terpencar yang sekarang berfungsi sebagai rumah Sultan terasa begitu hidup dan sensual seolah-olah lo lagi ada di Maroko.
Menuju ke sana: Cara terbaik untuk sampai ke Yogyakarta adalah melalui udara. Bandara setempat, Adisucipto, nawarin penerbangan ke semua kota besar Indonesia, juga Singapura dan Kalimantan. Lo juga bisa mencapai Yogyakarta dengan bus dari berbagai kota termasuk Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Pilihan lainnya adalah delapan jam perjalanan dengan kereta dari Jakarta. So, jangan ragu-ragu ya untuk datang liburan ke Yogyakarta!

Share Button


Comments


Leave a Comment