Twitter Bikin Pinter


Share Button

Sekarang Twitter banyak diramein sama bahasa-bahasa gaul yang khas ala social media. Bahasa gaul tersebut bisa jadi tren bahasa sehari-hari.

Kreatif banget ga sih pengguna Twitter sekarang? Tapi ada sebagian orang yang malah menganggap penggunaan bahasa di Twitter bisa merusak tatanan bahasa.

Sebuah penelitian oleh Asisten Profesor di Michigan State University nemuin kalo siswa yang memanfaatkan Twitter sebagai intruksi pembelajaran lebih terlibat dengan materi pembelajaran, apalagi sesama guru dan siswa. Ga cuma itu Sob, justru para siswa tersebut juga bisa dapat nilai yang lebih tinggi dibanding yang ga menggunakan Twitter.

“Twitter bisa dianggap sebagai praktisi sastra yan baru. Ini mengubah cara kita ngerasain dan ngalamin apa yang kita baca dan apa yang kita tulis” kata Asisten Profesor tersebut.

Dengan lebih dari 200 juta pengguna aktif Twitter, guru, dan tenaga pendidik perlu mengintegrasikan teknologi ini ke dalam kelas, biar bisa lebih aktif berhubungan dengan siswa di dalam maupun di luar sekolah.

Twitter bisa membantu proses belajar, terutama ngajarin cara berpikir kritis dengan cepat serta menulis kalimat yang singkat, padat, dan jelas.

Twitter juga ternyata bisa bikin siswa merasa jadi dirinya sendiri. Kalo kegiatan menulis dan membaca adalah salah satu cara berkomunikasi, berarti Twitter adalah salah satu bentuk sastra yang baru.

Share Button


Comments


Leave a Comment