Satu Suspect Virus Corona di RSPI Sulianti Saroso Jakarta Masuk Isolasi, Perlukah Pakai Masker N95?


Share Button
Image Source: Detik

 Image Source: Detik

Kabar viral kemarin seorang pegawai Huawei di Gedung BRI II terjangkit virus corona ternyata dinyatakan tidak terjangkit. Kini seorang pasien di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta Utara dittapkan sebagai suspect virus corona.

Melansir Detik, rumah sakit memberi penjelasan jika pasien tersebut adalah warga negara Indonesia dan memiliki riwayat perjalanan dari Cina. Pasien tersebut mengalami tanda-tanda mirip dengna seseorang yang terjangkit virus corona yaitu demam, batuk dan sesak napas.

“Sudah masuk ruang isolasi dan saat ini sedang uji laboratorium untuk mengetahui lebih lanjut apa pasien benar-benar terkena Corona Virus atau tidak. Kita ambil sample dahak dan cairan dalam hidung untuk penelitian,” kata perwakilan rumah sakit.

Rumah Sakit tengah melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kondisi suspect. Dibutuhkan waktu 2-3 hari sampai penelitian selesai.

Soal proteksi, Rpakar saluran napas dr. Diah, SpP menjelaskan jika masker N95 dinilai memiliki efek perlindungan lebih baik dari masker bedah biasa. Jenis masker ini disarankan untuk dipakai di lingkungan yang high risk, seperti di rumah sakit atau di lingkungan yang memang terkontaminasi ada kasus.

Baca juga: Teleponan Sama Jokowi, Presiden Xi Jinping Yakin Cina Menang Lawan Virus Corona

“Misalnya kita ada di Wuhan sana, itu perlu pakai masker N95,” jelasnya.

Namun ternyata ada yang perlu dicatat jika efektivitas masker N95 dalam memproteksi saluran napas juga dipengaruhi oleh cara pakai. Salah satu keluhan saat memakai masker ini adalah kurang nyaman karena sangat rapat, padahal cara pakai yang benar memang harus rapat.

“Kalau pakai masker N95 kok masih nyaman bernapas, biasanya pakainya salah,” kata dr Diah.

Namun jika berbicara tentang masker bedah biasa, penggunaan masker sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan jika memang tidak sedang ada kasus dan sirkulasi udara di suatu tempat terjaga dengan baik. Menurut dr. Diah, proteksi lain yang tidak kalah penting adalah dengan sering mencuci tangan, tidak kucek-kucek mata dan selalu menjaga etika batuk.

Source: Dreamers.id

Share Button


Comments