Pulau Nias, Surga Buat Lo yang Hobi Surfing


Share Button
Foto: explorenias.wordpress.com

Foto: explorenias.wordpress.com

Ouchers, ada yang pernah ke Pulau Nias? Pulau ini terkenal sama pantainya yang keren banget. Selain itu, Nias juga salah satu surga buat lo yang hobi surfing. Kezia Kandou, Dutch (Duta OUCH!) dari SMA Don Bosco Jakarta ini ngebagi cerita traveling serunya ke Pulau Nias baru-baru ini. Simak yuk!  

Selamat pagi! Senangnya bisa melihat mentari dari Nias Selatan. Keindahan di pulau ini ga bisa diungkapin pake kata-kata. Emang ya, Indonesia tuh negara yang sangat kaya.

Pertama kali gue menginjakkan kaki di Nias, gue langsung meluncur ke desa Amandraya. Perjalanan yang harus ditempuh jauh Sob. Sekitar 4 jam menggunakan mobil. Amarandraya ini, 35 km dari Telukdalam, ibu kota Nias Selatan.

pulau-fix

Perjalanannya sih panjang dan melelahkan, tapi gue terhibur dengan pemandangan maupun penduduk yang terus ngasih gue kejutan di setiap jarak yang gue tempuh. Saat perut udah ngasih kode, gue dipuasin sama hidangan ikan laut yang enak dan segar. Bawaannya pengin nambah terus gara-gara rasanya yang emang sedap abis. Dalam beberapa hari di Pulau Nias, berat badan gue naik, tapi gue ga nyesel kok.

Pantai Molake, Berasa Kayak di Surga

Sesampainya di desa Amandraya, gue ngabisin tiga malam di sini. Gue dapet pengalaman luar biasa bareng anak-anak muda Amandraya. Nah, baru setelah itu gue lanjut ke pantai Molake. Pantai ini deket kok sama desa Amandraya.

Butuh perjuangan sih buat nyampe pantai ini, tapi pas udah nyampe, gue ngerasa nemuin surga dunia. Banyak pohon dan sawah di sekitar pantai. Ada  juga karang besar di tengah laut yang bikin gue makin jatuh cinta sama keindahan alam Indonesia.

pulau nias-4

Pantai Sorake, Surganya Para Peseluncur

Belum puas sama pantai Molake, gue diajak pergi ke pantai Sorake. Pantai ini jadi tempat berkumpulnya para pecinta olahraga surfing. Beberapa tahun yang lalu pantai Sorake ini pernah dijadiin tempat berlangsungnya kompetisi surfing seluruh dunia. Ga salah deh tempat ini dipilih, karena emang ombak yang tinggi dan pantainya yang indah bikin wisatawan jadi betah.

Foto: http://www.pasirpantai.com

Foto: http://www.pasirpantai.com

Di pantai Sorake ini, ada batu karang yang menjorok ke tengah laut. Jadi, para peselancar ga perlu capek-capek berenang ke tengah. Mereka tinggal lewatin jalan ini.

Desa Bawamotaluo dan Tradisi Lompat Batu

Setelah itu, gue diajak ke salah satu lokasi peninggalan nenek moyang Suku Nias. Di sini ada tradisi yang terkenal banget, yaitu Fahombo—tradisi lompat batu yang berlokasi di Desa Bawomataluo, Kabupaten Nias Selatan. Warga setempat bener-bener bisa lho ngelewatin batu dengan ketinggian 2 meter tanpa megang permukaan batu tersebut.

pulau-nias-fix-2

Salah satu tradisi unik ini harus kita banggain, karena Indonesia emang mewarisi banyak kekayaan alam maupun kebudayaan yang beda dari negara lain. Yuk kita jaga kekayaan negeri ini.

Penulis: Kezia Kandou – SMA Don Bosco

 

 

Share Button


Comments


  1. Jose May 12, 2015 at 11:48

    HAHAHAHAHA good story girl! I like ur photos

Leave a Comment