Masker Sesuai Jenis Kulit


Share Button

Ritual masker emang bagus buat menjaga kecantikan dan kebersihan kulit wajah. Selain ngecilin pori-pori, juga bisa ngurangin timbunan minyak sekaligus membuat kondisi wajah jadi lembab dan halus.

Tapi jangan asal pilih masker Sob. Pilih masker dengan kandungan yang sesuai sama kebutuhan jenis kulit lo.

Kulit Kering:

Masker wajah yang punya formula dengan kemampuan menahan kelembaban air pada kulit, seperti hyaluronic acid dan gliserin. Produk dengan kandungan vitamin E dan minyak zaitun juga bisa membantu ngejaga kelembaban kulit.

Kulit Berminyak:

Pilih masker yang bisa menyerap kelebihan kelenjar minyak. Masker dengan bahan dasar tanah atau clay mask dikenal mampu nyerap minyak dengan baik. Pilih masker yang punya sifat kayak clay mask, deep cleansers, oil absorbers atau pore minimizer. Jenis masker ini mampu nurunin tingkat bakteri pada kulit, ngilangin kilap di kulit wajah dan ngecilin pori-pori kulit.

Kulit Berjerawat:

Kulit yang gampang jerawatan biasanya kulit yang teriritasi atau meradang. Karena itu diperluin masker wajah yang ga punya efek inflamatori kayak salicylic acid (yang membantu pengelupasan kulit dan bersihin pori-pori), juga formula dengan kandungan benzoyl peroxide, plus sulfur untuk membantu membunuh bakteri. Untuk ngurangin efek mengeringkan, pake paling ga seminggu sekali, fokusin penggunaan di daerah wajah yang cenderung berjerawat, kayak daerah T. Hindari daerah mata dan mulut.

Kulit Sensitif:

Kulit wajah yang amat putih, sering punya tingkat sensitivitas lebih tinggi, sehingga cenderung memerah. Pilih masker wajah yang mengandungaloe vera, chamomile, mentimun, maple, dan teh hijau yang bisa mengurangi kemerahan dan peradangan sementara. Formula sulfur, licorice, dan xanthine juga membantu ngilangin penampakan garis-garis kapiler darah di wajah.

Share Button


Comments


Leave a Comment