Fakta Unik Park Ji Sung, Sang Pahlawan Asia Di Dunia Sepakbola


Share Button

fakta park ji sung

Siapa yang tidak kenal Park Ji Sung, pemain yang sukses menorehkan prestasinya di dunia sepakbla. Walaupun ia telah memutuskan gantung sepatu pada Mei kemarin namun, tak pelak Park merupakan pemain yang hebat hingga Sir Alex Ferguson pun tertarik memboyongnya ke Manchester United.

Park memutuskan pensiun dari dunia sepakbola yang telah membesarkan namanya karena 2 tahun ini ia merasa terganggu oleh cedera yang membuatnya kesulitan untuk memaksimalkan kemampuannya.

Bersama MU dan PSV Eindhoven, Park mengoleksi 14 piala. Di antara piala itu, terdapat piala Liga Champions dimana ia adalah pemain Asia pertama yang bermain hingga akhirnya meraih kemenangan bersama MU pada tahun 2008. Nah, fakta apa yang tesembunyi dalam sosok Park Ji Sung?

 

Sweet Potato, Mickey Mouse, dan Tiga Paru-Paru

Sebagai pemain bola tentu tak diragukan lagi bahwa Park Ji Sung memiliki postur tubuh yang oke. Postur tubuh inilah yang membuat Park Ji Sung mendapat julukan Mickey Mouse dan Sweet Potato dari fans maupun orang Korea. Fans juga menyebut Park pemain dengan tiga paru-paru karena saat bermain bola, ia tidak pernah merasa lelah dan selalu bekerja keras.

 

Belajar bahasa Inggris

Park memutuskan belajar Bahasa Inggris setelah hijrah ke MU (Manchester United) dari PSV Eindhoven. Bahkan Park memiliki guru privat. Dengan belajar bahasa Inggris, Park berharap tidak kesulitan untuk berkomunikasi dengan tim nya maupun manajer.

 

Nama Jalan

Kesuksesan Park Ji Sung membuat namanya dijadikan nama jalan di Suwon. Di Jalan park ini juga lah ia mendirikan Park Ji Sung Football Centre dimana anak-anak berumur 5 – 12 tahun dilatih.

 

Minuman khusus

Tak diragukan lagi kemampuan park Ji Sung sebagai pemain bola. Ia memiliki kemampuan passing yang baik didukung dengan postur oke dan tinggi badan 175 cm. Namun ternyata ayahnya Park Sun Jong sempat khawatir Park tidak bisa memiliki postur yang tinggi dan badan yang kuat. Akhirnya saat memasuki usia 14 tahun, Park selalu disodori minuman khusus.

Jus kodok adalah minuman yang selalu disodorkan setiap hari. Park mengungkapkan jus kodok sebenarnya sangat menjijikkan. “Ayahku lah yang menangkap kodok-kodok itu. Waktu itu aku lemah dan kerempeng. aku mendengar bahwa jus itu bisa membuat tubuhku tinggi, kuat, dan lebih berisi. Rasanya sangat tidak enak tapi, mau tidak mau aku harus meminumnya karena aku ingin menjadi pemain sepakbola yang hebat dan kuat”, imbuhnya.

 

From Nothing to Something

Park Ji Sung lahir pada tanggal 25 Februari di Seoul. Namun ia besar di pinggiran Seoul tepatnya di Suwon. Ayah Park mengatakan bahwa keluarganya berasal dari keluarga yang tidak berada, bahkan ibunya bekerja di salah satu pabrik baja di Korea. Namun putra mereka kini sudah menjadi pemain yang sangat tersohor. Berbagai prestasi dan pencapaian telah diraih. Satu rumah besar pun kini dibangun di Gyeonggi.

Baca: Running Man akan syuting di Indonesia

Park Ji Sung baru saja berlaga di Gelora Bung Karno hari Senin tanggal 2 Juni 2014 yang lalu memimpin rombongan Asian Dream Cup 2014. Walaupun timnya kalah 2-3 dari tim Indonesia All Star, Park mengaku puas setelah menjalankan laga ini. Seluruh dana yang dihasilkan melalui pertandingan amal timnya itu didonasikan untuk membantu perkembangan sepakbola usia muda di Tanah Air.

Ditulis oleh: Andre Wahab Sandra

 

Punya artikel yang bakal bermanfaat buat para Oucher? kirimin aja ke ouch@mycakrawala.com kalo mau dimuat di sini!

Share Button


Comments


Leave a Comment