4 Alasan Ilmiah Kenapa Cowok Susah Peka


Share Button

Photo credit: pexels.com

Siapa sih yang nggak pengen cepet-cepet punya pancar? Apalagi kalau lo udah pdkt lama banget. Tapi apa jadinya kalo ternyata cowok yang jadi gebetan Ouchers susah peka meskipun udah diberi kode berkali-kali. Sebenernya, cowok memang dilahirkan seperti itu. Berikut ini beberapa alasan ilmiah kenapa cowok susah peka.

Cowok berpikir menggunakan logika

Dikutip dari buku The Female Brain karya Louann Brizendine, otak manusia memiliki dua sistem emosional, yakni mirror neuron system (MNS) dan temporal parietal junction (TPJ), yang bekerja secara simultan. MNS berfungsi untuk menghasilkan rasa empati terhadap orang lain, sedangkan TJP berfungsi untuk memecahkan suatu permasalahan menggunakan logika. Fyi, ternyata cowok itu lebih banyak gunain TPJ-nya disbanding MNS. Nggak heran kalau mereka nggak nunjukin perasaan yang sebenernya ke Ouchers dan cenderung lebih suka bantuin lo buat selesaiin permasalahan yang lagi lo hadapin.

Cowok sulit mengungkapkan perasaan

Sebenernya, cowok itu bisa kok peka sama perasaan atau kode yang lo keluarkan. Tapi terkadang cara dia membalasnya aja yang hampir selalu kurang tepat di mata lo. Kembali ke poin pertama alias lebih banyak gunain TPJ, gak heran kalau kemampuan cowok lo buat ungkapin perasaan ke lo gak sebaik dan sesuai sama keinginan cewek.

Rasa empati cowok berkurang saat pubertas

Baik cowok atau cewek, ketika melihat orang lain mengalami kesulitan maka sistem MNS mereka akan aktif. Tapi berbeda dengan cewek yang mampu mengaktifkan MNS lebih lama, cowok justru sebaliknya. MNS doi hanya aktif sesaat dan langsung memasuki mode TPJ untuk berpikir secara logika. Oleh karena itu, rasa empati cowok tidak sebaik cewek. Terlebih saat doi memasuki masa pubertas. Hormon-hormon dalam tubuh doi akan semakin mendukung doi untuk melihat segala sesuatu secara rasional.

Cowo memiliki ego yang lebih besar

Saat memasuki usia remaja, hormon pubertas dalam diri cowok akan meningkatkan rasa ego mereka. Bawaannya doi kepingin menang sendiri, nggak mau kalah dalam berpendapat, dan susah buat diatur. Gak heran kalo banyak cowok-cowok yang suka berantem satu sama lain cuma untuk mempertahankan pendapat yang mereka anggap logis.

Oleh karena memiliki ego yang tinggi, doi susah peka terhadap perasaan Ouchers. Tapi ego yang tinggi juga bisa memberikan keuntungan dalam dirinya. Misalnya untuk melatih jiwa kepemimpinannya kelak sebelum menjadi kepala keluarga. Seiring berjalannya waktu, ketika memasuki usia 30 tahun keatas, ego mereka akan semakin berkurang karena proses kedewasaan.

Jadi, buat Ouchers yang suka ngeluh kenapa cowoknya susah peka, dimaklumi aja! Pada dasarnya mereka memang dilahirkan seperti itu. Kalau emang cowok lo kurang peka, mending lo omongin aja langsung daripada ngasih kode-kodean terus.

 

Share Button


Comments


Leave a Comment